Saturday, 29 November 2014

Reason to Be Happy

Troubled Life aren't ya?
Merasa sedih? Banyak beban yang menghiasi hari? Tugas menumpuk dan sulit untuk terselesaikan? Terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu? Tenang saja... kau tidaklah sendiri! Banyak tutur bijak berkata bahwa hidup penuh dengan masalah, kalau hidup tak ada masalah, maka berhentilah sudah hidup itu sendiri (mati). Kalimat barusan menunjukkan kepada kita akan warna-warni indah hari-hari tiap individu yang berbeda satu sama lain, yang tentunya juga dibalut dengan nikmatnya taburan masalah yang terkadang menghujam jantung! Tak jarang salah satu dari kita mengalami konflik batin yang berkaitan dengan problematika kehidupan. Disinilah akan kami ajak anda untuk mengubah pandangan dengan melihat sisi lain dari suatu nikmat Tuhan yang bernama "Masalah" dan menjadikannya sebagai suatu peluang untuk melangkah tegap kedepannya.

"When everything seems fucked up take itEasy, It's not a Bad Life, Keep Calm, it's just a Bad Day." Anonymous

God's Wrath or God's Curse

Ketika salah satu di antara kita tertimpa suatu permasalahan pelik yang memang mengoyak hati, terkadang nurani berkata bahwa "Tuhan tidak pernah menyayangiku lebih dari yang selama ini aku butuhkan", atau mungkin "hanya karena Dia maha kuasa, lantas Dia berhak melakukan makhluknya sewenang wenang", atau bahkan "kenapa harus aku yang Engkau perlakukan seperti ini? Elu tak pernah berharap kepada Dirimu untuk ditimpa musibah, aku bahkan tak pernah berharap untuk dilahirkan di dunia ini!". Banyak sekali celaan yang tak sengaja atau bahkan sengaja kita luapkan kepada Tuhan yang maha esa atas segala beban hidup yang Ia berikan.

sometimes, all you need is
to be Alone
Kita menjadikan Tuhan sebagai pelampiasan bahkan 'kambing hitam' yang hanya bisa dipersalahkan atas apa yang Ia perbuat kepada hambanya. Tak menutup kemungkinan juga bahwa suatu saat kita akan mempersalahkan orang lain, teman, keluarga, atau mungkin orang terkasih?. Semua ini dikarenakan pola pikir kita yang memang sudah tak jernih lagi. Layaknya kolam yang tenang, kita mampu melihat bayangan yang utuh padanya. Namun apa yang terjadi bilamana kita lempar beberapa kerikil ke dalam kolam tersebut? Tentunya yang akan kita dapati adalah gelombang (riak) air yang membuat bayangan di kolam tampak tak sejelas ketika kolam dalam kondisi tenang.

Hal ini membuktikan bahwasanya otak manusia yang sedang dilanda suatu problematika sehingga menimbulkan 'gelombang' tersendiri, akan menimbulkan pula pikiran-pikiran negatif yang tak terkontrol. Hal ini sejalan dengan efek gelombang yang dihasilkan oleh permukaan kolam yang dilempari batuan kerikil. Sebagai insan yang cerdas dan berakal, tentunya adanya kontrol diri merupakan jalan yang paling tepat untuk mengontrol emosi yang tak stabil, atau mungkin meledak-ledak. "Keep Calm and Carry On" merupakan semboyan yang tepat untuk mendeskripsikan langkah yang harus kita ambil untuk meredam emosi yang tak lagi stabil

Keep Calm!
Keep your mind Calm, and Chil Out!

Tetap tenang merupakan kunci utamanya. Itulah mengapa orang orang terdahulu yang memiliki kebiasaan meditasi mempunyai kontrol diri yang menonjol dari mereka yang tidak memiliki kebiasaan untuk meditasi. Mengapa bisa demikian? Karena di dalam meditasi, seorang individu akan melakukan suatu proses maha dahsyat yang bernama Self-Thinking, dimana tiap individu harus bersikap tenang dan memfokuskan pikiran ke satu titik dan memulai percakapan batin dengan dirinya sendiri. Proses ini tentunya membutuhkan situasi sekitar yang tenang dan hening. Dalam proses berpikirnya, individu akan mulai bertanya mengapa, bagaimana bisa, kenapa, dan berbagai pertanyaan eksistensial lainnya untuk menjawab berbagai permasalahan pada dirinya.

Carry On!

Just another "Carry On" poster
Teruskan merupakan jalan satu-satunya melewati berbagai halangan dan rintangan kehidupan. Setelah melakukan proses berpikir untuk menemukan jawaban utama atas permasalahan yang masing-masing individu hadapi, tiap tiap dari individu pasti mempunyai berbagai macam resolusi dari permasalahan yang dihadapi yang tentunya berbeda satu sama lain. Apapun jenis dan ragam resolusi yang tiap individu hasilkan, jalankan! Teruskanlah! Tak ada satu pun alasan bagi Anda untuk tetap merenung dan berpikir terlalu mendalam. Lakukan pemecahan masalah yang telah Anda gagas saat Anda melakukan meditasi.

Evaluate

Setelah melakukan kedua tahapan diatas, silakan Anda lanjut dengan melakukan evaluasi. Apa yang harus kita evaluasi? Diri sendirilah yang harus dievaluasi. Bagaimana Anda bisa mendapat masalah tersebut? apa kesalahan Anda sehingga Anda menerima cobaan seperti itu? apa hikmah dibalik semua yang telah terjadi? apakah ini semua kemarahan Tuhan atau bahkan berkah dari Tuhan?. Hingga Anda menemukan makna kasih sayang Tuhan dibalik semua kejadian yang ada pada hidup Anda.

God Loves You More Than You Know

Saudara, pernahkah Anda berpikir sejenak mengapa Tuhan mengirimkan anda sebuah cobaan atau mungkin tantangan hidup? Jika seorang individu dibenturkan terhadap sebuah problematika, maka insting akan segera memproses sebuah sistem yang bernama Fight or Flight yang biasanya disingkat FoF. Pada proses ini, secara naluriah anda mempunyai 2 pilihan terhadap problematika yang anda hadapi. Pertama adalah Fight, dimana anda berkesempatan untuk bertarung dengan masalah dan mengatasinya atau dengan pilihan kedua yakni Flight, dimana anda bisa kabur dan mencari titik aman dari permasalahan yang melilit ruang gerak anda.

never ended Love from Him
Tiap pilihan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semisal jika anda memilih Flight, atau kabur, maka kelebihan yang akan Anda dapat adalah Anda berkesempatan menghindar dari permasalahan dan tak perlu berpikir rumit untuk menyelesaikannya, hal ini sejalan dengan kekurangan yang ada yakni Anda akan melewatkan hikmah dan pengalaman terhadap permasalahan yang Anda baru saja Anda dapat. Begitu juga dengan opsi Fight, dimana anda harus melawan suatu permasalahan yang didapat. Tentunya hal ini akan membawa anda pada polemik yang cukup sulit. Anda harus memecahkan solusi untuk masalah yang ada dalam hidup Anda. Namun, hal ini membuat anda untuk lebih berpikir kritis dan pastinya membuat anda lebih dewasa untuk kedepannya.

Semakin dewasa Anda menjadi, semakin dewasa pola pikir dan sudut pandang Anda terhadap berbagai permasalahan yang mendera hidup anda. Lagipula, hidup ini hanyalah Roller Coaster belaka. Kadang kita mengalami jalan yang menanjak naik ke atas, kadang pula kita harus turun menuruni jalur yang curam, terhempas ke kanan dengan kerasnya, kadang pula berputar-putar. Namun dibalik semua itu, garis Finish yang menanti menjadikan berbagai rintangan yang kita lalui terasa nikmat. Dan itu semua merupakan nikmat Tuhan yang tanpa kita sadari selalu menyelimuti hari-hari kita.

0 Comments:

Post a Comment

 
;