![]() |
| Romantic Scene: Cupid's death |
Februari, merupakan bulan kedua dalam kalender masehi yang didalamnya terdapat satu hari yang digadang-gadang oleh banyak pasangan di dunia.Yep! Valentine Day. Hari Valentine ini merupakan sebuah hari besar yang mempropagandakan perayaan kasih sayang terhadap semua makhluk hidup, tanpa terkecuali. Biasanya, pada hari ini, banyak pasangan baik yang muda maupun yang senior melakukan berbagai macam hal yang romantis seperti bertukar surat cinta, memberi kado istimewa, berlibur bersama, atau bahkan mengadakan lamaran hingga pernikahan. Tak jarang juga hal ini melanda remaja muslim saat ini. Hanya saja, perbedaannya yang satu ini lebih Syar'i (dengan menetapkan batasan-batasan mengekspresikan cinta), menurut mereka.
"Roses are Red, Violet are Blue, Vodka cost Less, than a Dinner for Two" Anonymous
Terlepas dari semua hal barusan, kebanyakan umat muslim sendiri tidak mengetahui bagaimanakah sejarah hari Valentine itu sendiri, apa motif dibalik terbentuknya hari kasih sayang tersebut maupun kebaikan dan moral yang dapat kita ambil di hari yang (katanya) penuh dengan kasih sayang tersebut. Mari kita ikuti runtutan peristiwa berikut.
Cikal Bakal Hari Valentine
Terdapat banyak sekali versi yang beredar mengenai asal muasal hari Valentine ini sendiri. Maka dari itulah, saya putuskan untuk menyajikan beberapa versi yang diakui oleh banyak pihak sebagai cerita yang asli untuk pada akhirnya sebuah kesimpulan. Kebanyakan orang mengetahui bahwa hari Valentine berawal dari hari besar Lupercalia yang dirayakan oleh bangsa Romawi kuno. Pada hari ini, terdapat serangkaian upacara pensucian dimana pada dua hari pertama, ritual akan dipersembahkan untuk Queen of Feverish Love alias dewi cinta, Juno Februata. Pada hari ini, pemuda Romawi kuno mengundi nama-nama gadis yang terdapat dalam kotak secara acak. Gadis yang namanya terpilih akan menjadi pasangan bagi sang pemuda selama 1 tahun penuh untuk dijadikan sebagai pemuas nafsu buta bahkan objek permainan belaka. Puncak ritual ada pada tanggal 15 Februari dimana mereka meminta perlindungan kepada dewa Lupercalia. Di hari tersebut, wanita berebut untuk dipecut menggunakan sandal kulit kambing yang dilumuri darah domba dan anjing yang mereka percayai bahwa dengan hal tersebut, akan menambah gairah dan kesuburan mereka.
![]() |
| Feast of Lupercalia in Germany |
Pada The Catholic Encyclopedia vol. XV dengan sub judul St. Valentine, terdaftar 3 nama "Valentine" yang meninggal pada tanggal 14 Februari. Salah seorang diantaranya dilukiskan sebagai seorang pendeta suci yang meninggal di Romawi. Namun, sampai detik ini, belum ada penjelasan yang gamblang mengenai siapa "St. Valentine" yang dimaksudkan serta kisahnya yang tidak pernah berujung karena tiap sumber menceritakan cerita yang benar-benar berbeda. Menurut cerita versi pertama, kaisar Claudius II memerintahkan penangkapan dan pengurungan St. Valentine yang telah menyatakan bahwa tuhannya adalah Yesus dan menolak menyembah dewa-dewi orang Romawi. Setelah ia dikurung akibat keyakinannya, ia menerima banyak surat yang berasal dari jama'ahnya yang merindukan doa-doa St. Valentine.
![]() |
| St. Valentinus with his Worshiper |
Juga dapat diketahui dari beberapa sumber bahwa pada perayaan hari Valentine, banyak didapat simbol-simbol paganisme, contohnya adalah Cupid. Jika kita mendengar kata Cupid, yang pertama kali muncul di benak kita adalah seorang malaikat berwujud anak kecil yang membawa busur dan panah cinta untuk menyebarkan cinta kasih di dunia. Perlu anda tahu bahwasanya pada kepercayaan Romawi kuno, Cupid adalah anak dari dewi Venus, seorang dewi kecantikan. Bahkan dalam beberapa sumber dikatakan bahwa Cupid adalah anak dari hubungan Namrud dan ibu kandungnya Semirais.
The Moral Value?
Dari berbagai cerita disertai beberapa penjelasan singkat mengenai hari kasih sayang Valentine di atas, tentunya sebagai pembaca yang cerdas dapat kita tarik beberapa kesimpulan diantaranya:
- Valentine's Day berasal dari upacara keagamaan Romawi kuno yang penuh dengan maksiat, unsur paganisme serta kesyirikan.
- Valentine's Day yang saat ini beredar adalah hari Valentine yang telah direkayasa oleh kaum kristiani yang pada saat itu berusaha mendakwahkan agama dan ajarannya.
- Hari Valentine baik secara langsung maupun tidak, juga merupakan hari penghormatan kepada tokoh nasrani yang dianggap sebagai pejuang dan pembela cinta.
- Perkembangan pesat hari Valentine pada saat ini diwarnai dengan banyak kegiatan yang tidak bermanfaat, membawa banyak mudharat bahkan tak bermoral.
Sungguh merupakan sebuah Ironi tersendiri bagi remaja dewasa ini. Keadaan ini makin diperparah dengan adanya berbaga media yang mempropagandakan panji-panji seksual, bermacam acara ringan yang mengulas tentang cinta, dan lain sebagainya. Keacuhan kita pada kenyataan serta bukti-bukti sejarah masa lalu membuat kita sedikit yang mengetahui mengenai hal yang seperti ini. Kalaupun memang ada dari mereka yang benar benar mengetahui kebenara mengenai hari Valentine, seolah mereka menutup mata dan mengizinkannya begitu saja.





0 Comments:
Post a Comment