Monday, 10 November 2014

The Truth about April Mop

The Medieval Comedian
Pada awal bulan April, banyak dari kita yang mungkin mengetahui sekilas mengenai April Mop atau dalam bahasa Inggris lebih dikenal sebagai April Fool's Day, sebuah nama yang tentunya tak asing lagi bagi kita bukan? Pada hari tersebut, kita satu sama lain diajak untuk saling mengerjai, menipu, dan berbuat berbagai kekonyolan lainnya kepada orang lain entah itu saudara, teman, kerabat, bahkan keluarga dekat.

Namun untuk lebih jauhnya, tentu kita pernah mempertanyakan dari manakah April Mop itu sendiri berasal? maupun ada tidaknya hikmah yang mampu kita ambil dari kegiatan tersebut? Setelah dimengerti lebih dalam, tak banyak dari kita yang mengetahui bahwa, rupanya hari "bahagia" yang satu ini, mempunyai sejarah yang cukup kelam, tragis, sadis, bahkan biadab. Berikut akan saya sajikan secara mendetail.

"Forgive, o Lord, my little joke on Thee, and I'll forgive Thy great big one on me." Robert Frost, "Cluster of Faith," 1962

Flashback

Kejayaan Islam di Andalusia

Masih ingatkah anda mengenai peristiwa Jabal Tariq pada pendaratan perdana di teluk Gibraltar sekitar abad ke-8? Peristiwa tersebut merupakan penaklukan tanah Andalusia oleh pasukan muslim yang dipimpin oleh sang komandan, el Cid, Tariq bin Ziyad atau yang lebih dikenal sebagai Taric el Tuerto (Tariq yang memiliki satu mata). Perjuangan beliau yang begitu gigih dalam memperjuangkan agama Allah membuahkan kemenangan yang gemilang, sehingga Islam mampu menyelimuti semenanjung Eropa selama 6 bahkan 8 abad lamanya.

Perlu diketahui bahwasanya pengaruh Islam yang dibawa oleh laksamana Tariq terbawa tidak hanya pada tanah Spanyol, cahaya Islam bahkan menjamah sampai ke negeri Prancis. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, serta Tours telah dibebaskan oleh pasukan kaum muslimin. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat Prancis yang berupa pegunungan.

Ketika Andalusia diselimuti oleh berkah Islam, kemajuan pesat dalam berbagai bidang dialami oleh semenanjung Eropa tersebut, terutama dalam bidang arsitektur serta kedokteran dan medis. Ditambah lagi sikap serta tindak tanduk para pemimpin Muslim yang saat itu memimpin tanah Andalusia dengan berpegang pada Al Quran serta As Sunnah menjadikan mereka disegani serta dihormati oleh rakyat baik itu muslim maupun non muslim.

Hal ini membuat banyak penganut Kristiani dan Protestan berbondong-bondong untuk memeluk agama Allah tersebut. Walaupun masih adanya beberapa orang yang tetap berpegang teguh pada keyakinan awalnya (Kristiani dan Protestant), mereka secara tidak langsung mencerminkan kehidupan yang Islami salah satunya, berkurangnya Bar yang mengandung musik, rokok, bir, bahkan wanita penghibur.

Awal Mula Kehancuran

Melihat kondisi yang demikian ini membuat banyak pasukan Salibis yang geram terhadap Islam, sehingga mulailah mereka menyusun strategi untuk melemahkan pengaruh Islam di Andalusia. Mereka mulai menyuplai stok bir, membagikan rokok secara gratis, memperkenalkan budaya menari, serta mendatangkan berbagai ulama palsu untuk menyebarkan ajaran yang merusak nilai nilai Islam, yang demikian itu demi terpecah belahnya Islam.
 
Singkat cerita, pada akhirnya ratu Isabella dan Fredrick melakukan serangan balik untuk merebut kejayaan agama kristus yang dulunya telah bersemayam pada tanah Andalusia. Dikarenakan tidak adanya figur pemimpin yang kuat serta kurangnya persiapan prajurit muslim, sehingga Andalusia mampu direbut dengan mudah.

Akhir Kehancuran – Awal dari April Fool's Day

Tercatat dalam sejarah bahwa kota yang terakhir kali tumbang dan berhasil dikuasai oleh para Salibis adalah sebuah daerah yang bernama Granada. Banyak dari penduduk muslim yang masih bertahan di dalam distrik tersebut, hingga pada akhirnya pasukan Salib menginjakkan kakinya. Mereka menyadari bahwa akan repot jadinya kalau mereka harus menumpahkan darah pasukan Salib hanya demi mengusir kaum muslimin dari Jazirah Andalusia.

The Quote from Mark Twain
Sampai pada ketika salah satu pasukan mempunyai ide untuk mengusir para muslimin dengan cara membujuk kaum muslimin akan adanya tawaran untuk memulangkan mereka ke dengan menggunakan kapal yang telah disediakan di pelabuhan. Beberapa muslimin percaya dengan tawaran yang diberikan dan memilih mengemasi barang untuk pergi dari tanah Andalusia sedangkan sisanya memilih untuk tetap bertahan dan tinggal di dalam rumah.

Beberapa hari kemudian, setelah beberapa muslimin mengemasi barang dan pergi ke pelabuhan, tampak langit dari kota berwarna kemerah-merahan. Pasukan Salib telah membakar hangus rumah-rumah penduduk muslim bersama dengan mereka yang memilih tinggal di dalam rumah. Setelah mengetahui akal bulus pasukan Salib, mereka bergegas menuju pelabuhan agar bisa menyelamatkan diri sergapan pasukan kafir.

Sayangnya, kapal yang dijanjikan telah hangus terbakar, sehingga lengkaplah sudah mereka terjebak dengan tawaran pasukan kafir, sehingga penduduk muslimin dengan mudahnya dibantai habis pada waktu itu juga di tahun 1487M, atau bertepatan dengan 892H. Dalam beberapa dokumen sejarah disebutkan bahwa pengungsi tersebut kebanyakan adalah wanita, anak-anak serta orang tua.

The Value

Terlepas dari sisi sejarah kelam yang dipunyai oleh April Fool's Day, mari kita telisik hikmah yang ada dari hari "saling-membodohi" yang satu ini. Pertama, April Mop tanpa disadari telah menyebabkan banyak sekali malapetaka, semisal pada 1 April 1946, terjadi gempa bumi disertai Tsunami yang melanda daerah Hawaii yang menewaskan setidaknya 165 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Usut punya usut, hal ini terjadi karena alarm gempa dan Tsunami yang pemerintah Hawaii keluarkan dianggap sebagai gurauan April Mop. Sehingga, Tsunami ini dikenal sebagai Tsunami April Mop.

Banyak yang memandang bahwa April Fool's Day merupakan sesuatu yang mengasyikkan, menegangkan, seru serta momen langka yang dirayakan sekali dalam setahun. Namun tak sedikit pula yang menyatakan bahwa April Fool's Day merupakan kegiatan yang sia-sia serta beberapa menilai April Mop merugikan bagi masyarakat. Berbagai pendapat mengenai April Fool's Day dapat kita temui, namun sebagai seorang muslim tentunya kita diwajibkan mampu untuk memilah budaya mana yang baik serta mana yang sekiranya kurang baik bagi kita.

0 Comments:

Post a Comment

 
;